20 Langkah Cara untuk Meningkatkan speed Website WordPress

Apakah Anda ingin mempercepat loading website WordPress Anda? Loading yang cepat pada sebuah halaman Webstie sangatlah membantu untuk meningkatkan pengalaman pengguna/pengunjung, selain itu akan berpengaruh pada SEO. Dan kali ini kita akan membahas 20 langkah cara untuk meningkatkan speed website Wordrpess Anda.

Tentunya untuk meningkatkan kinerja dan mempercepat website WordPress, kita bisa menginstal Plugin caching. Namun bukan berarti dengan menginstal salah satu Plugin caching permasalah kita selesai.

Oke disini kita akan membahas mengapa kecepatan webiste WordPress sangat penting, apa saja si yang mempengaruhi website kita lambat dan bagaimana cara menindak lanjutinya?

Dan berikut panduan yang kami kutip dari wpbeginner.com untuk membantu mempercepat kinerja Situs WordPress Anda.

Untuk memudahkan Anda, berikut adalah daftar isi panduan untuk mempercepat situs Wordpress.

Cara untuk Meningkatkan speed Website WordPress

Dasar-dasar kinerja situs WordPress

Yang pertama kita akan membahas terlebih dahulu Dasar-dasar kinerja situs WordPress

Mengapa kecepatan loading sangat penting untuk website WordPress Anda?

Studi menunjukan bawah tahun 2000-2016, rata-rata rentang perhatian pengguna/pembaca dalam mengkases informasi di internet telah menurun dari 12 detik sampai 7 detik, maksud-nya disini pengunjung ingin menginginkan akses internet dan loading website yang lebih cepat.

Apa artinya ini bagi Anda sebagai pemilik website?

Tentunya Anda memiliki sedikit waktu untuk menunjukan pembaca konten dan meyakinkan mereka untuk tetap betah di website Anda.

Sebuah situs web yang lambat mengakibatkan pengunjung berpotensi akan meninggalkan website Anda.

Menurut sebuah studi kasus dari Stangeloop yang melibatkan Amazon, Google, dan situs besar lainya. Bahwa perlambatan loading website 1 detik mengakibatkan kehilangan konversi 7%, turunnya pengunjung sebanyak 11%, kepuasan pelanggan yang juga turun 16%, serta pendapatan turun 25%.

Google dan mesin pencari lainya sudah mulai menghukum website yang lambat dengan menurunkan mereka di hasil pencarian. Ini berarti trafik yang lebih rendah hanya untuk situs web yang lambat.

Bagaimana memeriksa kecepatan Website WordPress Anda?

Seringkali pemula berpikir bahwa situs web mereka sudah OK hanya karena tidak merasa lambat pada komputer mereka sendiri. Itu kesalahan besar.

Karena Anda sering mengunjungin website Anda sendiri, browser modern seperti Chrome menyimpan Website Anda dalam chace dan secara otomatis ketika memulai mengetik alamat url Website kita Chrome akan meprefetch-nya. Hal ini membuat beban situs menjadi ringan.

Namun, user biasa yang mengunjungi Website Anda untuk pertama kalinya mungkin tidak memiliki pengalaman yang sama.

Bahkan, pengguna di lokasi geografis yang berbeda akan memiliki pengalaman yang sama sekali berbeda.

Ini sebabnya Anda harus menguji kecepatan Website Anda menggunakan tool seperti Pingdom.

Ini merupakan tool online gratis yang memungkinkan Anda untuk menguji kecepatan Website Anda dari lokasi yang berbeda.

Setelah Anda menjalankan tes kecepatan Website Anda, mungkin Anda bertanya-tanya untuk dapat mempercepat Website Anda, apa yang harus Anda lakukan?

Proses waktu loading website yang baik adalah dibawah 2 detik.

Namun, apabila Anda bisa membuatnya semakin cepat, tentu ini semakin baik.

Apa yang memperlambat Website WordPress Anda?

Dari laporan pengujian kecepetan Website Anda, mungkin Ada beberapa rekomendasi untuk perbaikan. Namun secara teknis bagi pemula pengguna WordPress tentunya akan sulit untuk memahaminya.

Namun dengan mengetahui dan memahami apa yang membuat Website melambat berarti Anda tahu untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja Website tersebut.

Penyebab utama Website WordPress Anda melambat biasa diantaranya:

  1. Web Hosting – ketika server web hosting Anda tidak dikonfigurasi dengan benar ini akan berpengaruh terhadap kinerja website Anda
  2. WordPress Konfigurasi – Jika website WordPress Anda tidak menggunakan layanan cache, ini akan membebani server sehingga menyebabkan website lambat.
  3. Ukuran Halaman – Gambar di konten yang tidak dioptimasi salah satu penyebab website melambat.
  4. Plugin yang buruk – Jika Anda menggunakan plugin dengan coding yang buruk, maka dapat secara signifikan memperlambat website Anda.
  5. Script eksternal – scrip dari luar seperi kode iklan, font, dll. Ini bisa memiliki dampak yang besar bagi kinerja website.

Setelah Anda tahu apa yang memperlambat website WordPress Anda. Selanjutnya kita akan lihat bagaimana untuk mempercepat Website WordPress Anda.

Pentingnya Web Hosting Yang Bagus

Layanan Web Hosting memainkan peran penting dalam kinerja website. Seperti share hosting BlueHost atau Siteground mengambil langkah-langka yang ekstra untuk mengoptimalkan kinerja Situs Anda.

Namun, khususnya pada share hosting, website Anda akan berbagi sumber daya server dengan banyak pelanggan lainnya. Ini berarti, jika situs tetangga Anda mendapatkan banyak traffic, maka akibatnya akan berdampak pada kinerja seluruh server, dan ini akan memperlambat website Anda.

Di sisi lain, menggunakan layanan manage Worpdress hosting bisa memberikan konfigurasi server yang paling optimal dalam menjalankan WordPress. Manage WordPress hosting juga menawarkan backup otomatis, update WordPress otomatis, dan konfigurasi keamanan yang lebih canggih untuk melindungan situs Anda.

wpbeginner.com juga merekomendasikan WPEngine untuk WordPress yang disukai penyedia hosting.


Tips Mempercepat WordPress dengan Langkah Mudah (No coding)

Kita tahu bahwa membuat perubahan pada konfigurasi website Anda bisa menjadi sulit, terutama jika Anda gagap teknologi.

Tapi jangan khawatir, disini kita akan bahas bagaimana meningkatkan kinerja WordPress dengan beberapa klik (tanpa coding).

Instal Plugin Caching WordPress

Halaman WordPress dibagun dengan dinamis, jadi setiap kali seseorang mengunjungin sebuah posting atau halaman di situs Web Anda. WordPress akan menjalankan proses untuk menemukan informasi yang diperlukan, menempatkan semunya bersama-sama, dan kemudian menampilkannya kepada pengguna Anda.

Proses ini melibatkan banyak langkah-langkah, dan ini benar-benar dapat memperlambat website Anda ketika Anda memilki beberapa orang yang mengunjungin situs Anda sekaligus.

Dengan menggunakan plugin chaching, situs WordPress Anda bisa 2-5 kali lebih cepat.

Berikut adalah cara kerjanya: Plugin chaching membuat salinan halaman setelah beban pertama, dan kemudian menyajikan versi cache untuk setiap pengunjung berikutnya.

ketika pengguna mengunjungi situs WordPress Anda yang dibangun dengan PHP, server Anda mengambil informasi dari database MySQL dan file PHP Anda, dan kemudian semua itu disatukan ke dalam konten HTML yang disajikan ke pengguna. Tanpa Plugin Cahching ini dilakukan dengan proses yang panjang, namun dengan plugin Caching semuanya bisa diatasi.

Ada banyak plugin Chaching yang tersedia untuk WordPress, tapi Anda bisa menggunakan Plugin WP Super Chace. Bagaimana cara menginstal Plugin ini, Anda bisa cari panduanya di Google.

Catatan: Jika Anda menggunakan manage WordPress hosting, maka Anda tidak perlu menginstal plugin caching karena mereka akan mengurusnya.

Optimasi Gambar meningkatkan kecepatan WordPress

Sebuah gambar membawa kehidupan ke kontent Anda dan membantu meningkatkan keterlebitan pengunjung. Para peneliti telah menemukan bahwa menggunakan visual berwarna membuat 80% orang lebih mungkin membaca konten Anda.

Namun jika gambar pada konten tidak dioptimalkan, mereka tidak bisa membantu banyak. Bahkan, gambar yang tidak dioptimalkan merupakan salah satu masalah, bisa kita lihat dari website-website para pemula.

Sebelum Anda meng-upload foto langsung dari ponsel atau kamera, disarankan Anda menggunakan perangkat lunak pengedit foto untuk mengoptimalkan gambar untuk web Anda.

Dalam format asli gambar atau foto biasanya memiliki ukuran yang besar. Namun berdasarkan format file gambar dan kompresi yang Anda pilih dalam perangkat lunak editing, Anda dapat mengurangi ukuran gambar Anda hingga 5x lipat.

Di blog ini sendiri kami hanya menggunakan dua format gambar .JPEG dan PNG.

Jika gambar atau foto Anda memiliki banyak warna yang berbeda, maka kita menggunakan JPEG.

Jika gambar sederhana atau kita membutuhkan gambar transparan, maka kita gunakan PNG.


Tips Optimasi Kinerja WordPress

Setelah menginstal plugin caching dan mengoptimalkan gambar, Anda akan melihat situs Anda akan memulai loading dengan cepat.

Tetapi jika Anda benar-benar ingin menjaga website Anda secepat mungkin, Anda harus menggunakan praktek-praktek terbaik yang terbaik dibawah ini.

Tips ini tidak terlalu teknis, sehingga Anda tidak perlu tahu kode apapun untuk melaksanakannya. Tetapi dengan menggunakan panduan ini dapat mengatasi masalah yang memperlambat website Anda.

Pastikan Website WordPress Anda selalu diperbaharui

Sebagai proyek open source yang terawat dengan baik, WordPress sering diperbaharui. Setiap update tidak hanya akan menawarkan fitur-fitur baru, tetapi juga memperbaiki masalah keamanan dan bug tema dan plugin mungkin memiliki update reguler juga.

Sebagai pemilik website, itu tanggung jawab Anda untuk menjaga situs WordPress Anda, tema, dan plugin tetap menggunakan versi terbaru. Apabila Anda tidak melakukan update hal ini dapat memperlambat dan membuat situs Anda rentan terhadap ancaman keamanan.

Gunakan tag di Homepage dan Arsip

Secara default, Wordpress menampilkan secara penuh setiap artikel dan arsip. Ini berarti homepage, kategori, tag, dan halaman arsip lain akan mengakibatkan beban loading semakin lambat.

Dalam rangka untuk mempercepat loading, Anda dapat mengatur situs Anda untuk menampilkan kutipan bukan isi penuh.

Anda dapat menavigasi ke Setting » Reading dan pilih “Summary” jangan Full text.

Komentar dibagi beberapa Halaman

Mendapatkan banyak komentar di posting blog , itu kabar baik sebagai indikator besar keterlibatan pengunjung diblog Anda.

Namun ini merupakan kelamahan, dengan memuat semua komentar berdampat terhadap kecepatan situs Anda.

WordPress hadir dengan solusi built-ini. Anda cukup ke menu “Setting » Discussion” dan centang pada “Break comments into pages”.

Gunakan Content Delivery Network (CDN)

Pengunjung di lokasi geografis yang berbeda mungkin dapat mengalami waktu loading yang berbeda ketika mengunjungi situs Anda.

Ini karena lokasi server hosting Anda dapat berdampak pada kecepatan situs Anda. Sebagai contoh, katakanlah perusahaan web hosting Anda memiliki server di Indonesia. Seorang pengunjung yang juga di Indonesia umumnya akan melihat waktu loading yang lebih cepat dari pada pengunjung di Amerika Serikat sana.

Menggunakan CDN, atau Content Delevery Network, dapat membantu untuk mempercepat waktu loading untuk semua pengunjung Anda.

Sebuah CDN adalah jaringan yang terdiri dari server di seluruh dunia. Setiap server akan menyimpan “statis” file yang digunakan untuk membuat website Anda. File statis adalah file yang tidak berubah seperti gambar, CSS, dan JavaScript, tidak seperti halaman WordPress Anda yang “dinamis” seperti dijelaskan di atas.

Bila Anda menggunakan CDN, setiap kali pengguna mengunjungi website Anda, mereka dilayani file-file statis dari server yang terdekat dengan mereka. Web Server Hosting Anda sendiri juga akan lebih cepat karena CDN melakukan banyak pekerjaan.

Anda dapat melihat cara kerja CDN dalam Infografic ini.

Banyak penyedia CDN prabayar. Namun bagi kita yang belum mempunyai cukup uang, mungkin bisa menggunakan layanan dari penyedia layanan CDN seperti.

  • CloudFlare
  • Photo by Jetpack
  • SwarmCDN
  • jsDelivr
  • Coral CDN
  • dll

Mereka selain prabayar biasanya juga menyediakan layanan gratis dan untuk bagaimana cara kongfigurasinya bisa cari di Google.

Jangan mengupload Video langsung ke hosting WordPress

Memang Anda dapat langsung meng-upload video ke situs WordPress Anda, dan secara otomatis akan ditampilkan oleh HTML5.

Namun Anda tidak perlu melakukannya.

Hosting video akan dikenakan baiya bandwith dan apabila kita sering mengupload file video tentu storage hosting kita makin membengkak dan untuk menambah kapasitas tentu ada tambaha biaya lagi.

Hosting video juga meningkatan ukuran backup situs Anda, dan membuat sulit bagi Anda ketika untuk mengembalikannya dari cadangan.

Sebaiknya, Anda harus menggunakan layanan hosting video seperti Youtube, Vimeo, DailyMotion, dll. Karena WordPress memiliki fitur video embed built-in, sehingga Anda dapat mengcopy dan paste URL Video Anda langsung ke dalam postingan dan secara otomatis video anda akan tampil.

Thema premium seperti yang ada di StudioPress, Themify, dan Array themes menawarkan thema denga pengkodean yang baik dan dioptimalkan agar loading lebih cepat.

Gunakan Thema Yang Telah di Optimasi

Ketika memilih tema WordPress untuk website Anda, penting untuk memperhatikan khusus pada optimasi kecepatan loading. Yang memperlambat thema biasanya buruknya struktur kodenya.

Gunakan Plugin Slider Yang Lebih Cepat

Plugin Slider pada umunya dapat membuat website lambat, bahkan jika gambar yang ada sudah di optimilkan seperti penjelsan diatas. Kode Plugin Slider yang buruk bisa menyebabkan apa yang telah Anda lakukan diatas semuanya sia-sia.

Lihat disini untuk membandinkan plugin slider WordPress terbaik.

Gunakan Plugin Galeri Yang Mempercepat Loading Website

Jika Anda memiliki situs web fotografi atau portofolio, maka Anda mungkin ingin menggunakan gambar galeri untuk menampilkan foto.

Disini sangat pengting bahwa Anda menggunakan plugin galeri WordPress yang tepat dan telah dioptimalkan untuk mempercepat loading situs web Anda.

Sebaiknya gunakan Envira Gallery, yang merupakan plugin galeri WordPress terbaik. Hal ini memungkinkan Anda untuk membuat galeri gambar yang indah dan cepat.


Setting WordPress Anda Untuk Memaksimalkan kecepatan loading 

Dengan menggunakan optimasi Wordprees yang baik seperti yang tercantum diatas, maka Anda akan melihat peningkatan kecepata loading pada situs web Anda.

Setiap persekian detik sangatlah berharga. Jika Anda ingin meningkatkan kecepatan loadingnya lagi, tentu harus membuat perubaha lagi.

Tips berikut sedikit teknis, dengan membutuhkan beberapa perubahan untuk memodifikasi file situs web dan Anda harus memiliki pengetahuan dasar tentang pemrograman PHP. Dan sebelum melakukan modifikasi backup situs web anda terlebih dahulu.

Pisah Posting Yang Panjang Menjadi Beberapa Halaman

Pembaca cenderung menyukai posting blog yang lebih panjang dan lebih mendalam seperti artikel yang Anda baca ini.

Tapi jika Anda menerbitkan artikel bentuk panjang dengan banyak gambar, itu bisa membebani waktu loading situs Anda.

Sebaliknya, pertimbangkanlah postingan Anda menajadi beberapa halaman.

WordPress dilengkapi dengan built-in functionality untuk melakukan itu. Cukup tambahkan tag <!– nextpage–> dalam artikel dimana Anda ingin membagi ke halaman berikutnya. Dan ulangi lagi jika Anda ingin membagi menjadi beberapa halaman.

Mengurangi Jumlah Permintaan HTTP

Banyak jenis file dari Plugin WordPress dan thema yang terhubung ke link situ lain. File-file ini termasuk javascript, stylesheet, dan gambar dari sumber eksternal seperti Google, Facebook, dan sebagainya.

Sebagian dari plugin mungkin tidak masalah apabila memang sangat dibutuhkan untuk mengoptimasi situs Anda. Namun apabila kita terlalu banyak menggunakan plugin, maka ini bisa memperlambat website Anda secara signifikan.

Disini Anda dapat mengurangi semua permintaan HTTP dari situs luar dengan menonaktifkan script dan style atau untuk menggabungkan mereka menjadi satu file.

Mengurangi Panggilan Database

Note: Langkah ini sedikit lebih teknis dan akan membutuhkan pengetahuan dasar tentang PHP dan file templete WordPress.

Sayangnya, banyak thema WordPress diluar sana dengan kode yang buruk. Mereka mengabaikan praktik standar WordPress dengan membuat panggilan ke database langsung, atau terlalu banyak permintaan kedatabase yang tidak perlu.

Bahkan, thema dengan kode yang baik memiliki kode yang membuat panggilan database hanya untuk mendapatkan informasi dasar dari blog Anda.

Dalam contoh dibawah ini, setiap kali Anda melihat <?php, ini merupakan panggilan awal ke setiap database baru.

&lt;html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dir="&lt;?php language_attributes();"?&gt;"&gt;

&lt;head profile="http://gmpg.org/xfn/11"&gt;

&lt;meta http-equiv="Content-type" content="&lt;?php bloginfo('html_type'); ?&gt;

charset=&lt;?php bloginfo('charset'); ?&gt;" /&gt;

Anda tidak bisa menyalahkan pengembang thema, bisa jadi karena mereka hanya tidak tahu cara lain untuk mencari tahu bahasa apa yang digunakan pada situs Anda.

Namun apabila Anda menyesuaikan situs Anda dengan child thema, maka Anda dapat mengganti panggilan kedatabase dengan informasi spesifik untuk mengurangi semua panggilan kedatabase.

&lt;html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dir="ltr"&gt;

&lt;head profile="http://gmpg.org/xfn/11"&gt;

&lt;meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8" /&gt;

Silahkan Review parent thema untuk kasus seperti ini yang dapat dengan mudah diganti dengan informasi status.

Optimalkan Database WordPress

Setelah menggunakan WordPress untuk sementara, database Anda akan memiliki banyak informasi yang tidak perlu lagi. Untuk meningkatkan kinerja, Anda dapat mengoptimalkan database Anda untuk tidak menampilkan informasi yang tidak perlu.

Hal ini dapat dengan mudah dikelola dengan plugin WP-Sweep. Hal ini memungkin Anda untuk membersihkan database WordPress dengan menghapus hal-hal seperti sampah postingan, revisi, tag yang tidak terpakai, dan juga ini dapat mengoptimalkan struktur database dengan hanya satu klik.

Batasi Revisi Postingan

Pasca revisi dapat membuat ruang database WordPress membengkak. Beberapa pengguna percaya bahwa revisi juga dapat mempengaruhi beberapa query database yang dijalankan oleh plugin.

Anda dapat dengan mudah membatasi jumlah revisi WordPress terus-menerus untuk setiap artikel. Cukup tambahkan baris kode ke file wp-config.php Anda.

define('WP_POST_REVISIONS', 4);

Kode diatas akan membatasi WordPress hanya menyimpan 4 revisi terakhir pada setiap postingan atau halaman. Dan membuang revisi yang sebelumnya secara otomatis. 

Disable Hotlinking pada konten Anda

Jika Anda membuat konten berkualitas pada situs WordPress Anda, yang menyedihkan adalah bahwa hal itu mungkin cepat atau lambat bisa diduplikat orang lain.

Salah satunya seperti cara dimana situs yang menduplikat mereka mengambil gambar pada konten Anda dengan memanggil URL nya langsung bukan mengupload ke server mereka sendiri. Akibatnya, mereka mencuri bandwith web hosting Anda, dan Anda tidak dapat melihat lalu lintas untuk menampilkan masalah tersebut.

Cukup tambahkan kode dibawah ini pada file .htaccess untuk memblokir hotlinking gambar dari situs WordPress Anda.

#disbale hotlinking og images with forbidden or custom image option

RewriteEngine on

RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^$

RewriteCond %{HTTP_REFERER} !^http(s)?://(www\.)?kitabrumus.com [NC]

RewriteCond %(HTTP_REFERER) !^http(s)?://(www\.)?google.com[NC]

RewriteRule \.(jpg|jpeg|png|gif)$ - [NC,F,L]


Note: Jangan lupa untuk mengubah kitabrumus.com dengan alamat situs Anda.

Penutup

Sekian yang bisa saya tulis dan semoga artikel ini bermanfaat buat Anda. Dan terimakasih banyak...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel