Cara Menggemukan Kambing Yang Kurus

Cara Menggemukan Kambing Yang Kurus

Mungkin dari kalian yang sedang membaca artikel kali ini sedang mencoba bisnis ternak kambing, saat ini ternak kambing adalah salah satu bisnis yang menguntungkan, apalagi untuk mendapatkan keuntungannya termasuk singkat.

Berbisnis kambing memanglah menguntungkan karena kambing sendiri memiliki manfaat yang cukup banyak. Daging dan susunya sangatlah ramai dipasaran, banyak orang yang mencarinya.

Setiap tahun harga kambing terus naik, dagingnya pun ikut naik. Karena itu usaha ternak kambing sangatlah menguntungkan. Namun masih banyak para pengusaha ternak kambing masih belum mengerti cara merawat kambing dengan benar.

Khususnya cara menggemukan kambing, masih banyak orang yang belum mengetahui atau masih pemula dalam usaha ternak kambing.

Banyak faktor yang mempengaruhi kambing menjadi kurus, salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah pemberian makan, dan kebersihan tempat tinggal. Maka dari itu kita harus menjaga kebersihan kandang agar kambing agar tetap sehat.

Apa Penyebab Kambing Kurus?


Kambing kurus biasanya disebabkan oleh gangguan penyerapan nutrisi, penyebab lainnya adalah akibat kurangnya nutrisi (pakan), baik pada segi jumlah atau nilai gizinya.

Gangguan penyerapan nutrisi dipicu oleh beberapa hal misalnya, cacingan, kutu, dan lainya. Kekurangan mineral dan vitamin juga menghambat pertumbuhan kambing.

Pada kasus perkawinan sedarah juga memungkinkan muncul keturunan yang kualitasnya kurang baik. Sehingga kambing terlahir cacat, lambat dalam pertumbuhan, kerdil, dan lain sebagainya.

Ciri-Ciri Kambing Yang Kurus


1. Lihat pada bagian kumbal dari kambing
Jika kambing terlihat kurus dan kelaparan, secara kasat mata akan terlihat adanya cekungan pada bagian perut.

2. Tulang rusuk terlihat
Tentunya kalian sudah tau, jika tulang rusuk pada bagian iganya terlihat, maka kambing tersebut termasuk kurus. Akan tetapi jika bulunya tebal kita harus merabanya.

3. Tulang dada
Tulang dada adalah tulang yang menonjol dibagian atas kaki depan, dan dibawah leher. Jika tulang dada diraba langsung kena tulangnya berarti kambing tersebut kurus.

4. Kambing Lemas
Biasanya kambing yang kurus, saat di tarik dan kambing mencoba mempertahankan diri, biasanya kambing bisa sampai jatuh tersungkur.

5. Bulu kusam 
Bulu kambing tersebut kusam atau bisa disebut juga njegrik,nyurik,kasap. Kambing yang kurus biasanya terlihat kusam bulu-bulunya.
Jika kambing gemuk biasanya bulu kambing terlihat halus, tidak berdiri, dan mengkilat.

Saat akan menggemukan kambing hal yang perlu diperhatikan adalah pembutan kandang, jangan sampai kandang yang kalian buat berantakan dan mengganggu kenyamanan kambing. Selain itu posisi wadah pakan harus di perhatikan karena jangan sampai kambing kesulitan saat mau mengambil rumput atau makanan di wadah.

Hal Yang Perlu Di Perhatikan :

1. Pemilihan Lokasi Kandang

Pemilihan lokasi andang juga perlu diperhatikan, karena pemilihan kandang sangatlah berpengaruh terhadap perkembangan kambing.

Usahakan pilih tempat yang teduh, banyak pepohonan dan banyak rerumputan. Karena di tempat yang teduh kambing mudah beradaptasi, apalagi banyak rerumputan yang memudahkan untuk dijadikan pakan.

Usahakan pembangunan kandang tidak terhalang tembok, agar sirkulasi udara bisa berjalan dengan lancar. Dengan lancarnya sirkulasi udara maka akan menjaga kambing tetap segar dan sehat.

Hindari pembuatan kandang yang dekat dengan keramaian, maka dari itu beternak kambing sangat cocok di jalankan di pedesaan. Karena suasana yang masih sejuk dan rerumputan yang masih mudah di temui.

2. Bahan Pembuatan Kandang

Dalam pembuatan kandang  kalian harus memilih bahan untuk pembuatan dengan kualitas yang cukup bagus. Bahan yang kalian harus perhatikan adalah, bambu, kayu, papan, asbes, dan bahan bahan lainya.

Pemilihan bahan sangat berpengaruh bagi perkembangan, maka dari itu buatlah panggung yang rapi dan memiliki tempat penampungan kotoran yang baik agar menjaga kesehatan kambing tersebut.

3. Pemilihan Bibit Yang Unggul

Mungkin kalian sudah tau langkah ini, ya langkah paling dasar dalam memelihara kambing. Jika kalian salah memilih bibit kambing maka akan rugi, karena pemilihan bibit adalah faktor penting dalam penggemukan kambing.

Jika kalian ingin memulai usaha ternak kambing saran saya pilih bibit kambing jawa, karena kambing jawa paling mudah untuk dipelihara dan mudah stres di lingkungan baru.

Cara Menggemukan Kambing Yang Kurus

Cara Menggemukan Kambing Yang Kurus

Pada saat melakukan proses penggemukan tidak ada proses-proses yang rumit. Cara ini sangat mudah dilakukan bagi siapapun karena tidak sulit.

Oke langsung saja simak pembahasan di bawah ini:

1.Menydiakan Pakan Secara Teratur

Menyidakan pakan dan minum secara teratur merupakan salah satu teknik penggemukan kambing yang kurus, teknik ini banyak digunakan oleh peternak kambing. 

Teknik ini tidak lah sulit hanya perlu ketelatenan dalam menyediakan pakan secara teratur. Hal yang perlu diperhatikan dalam langkah ini adalah memperhatikan nutrisi yang akan diberikan kepada kambing.

Untuk menjaga kesehatan kambing dan menjaga nafsu makan kalian bisa memberikan suplemen SOC dengan meberi takaran 5cc yang dilarutkan kedalam 15 Liter air. Agar hasil yang didapatkan maksimal kalian bisa memberikan sebanyak 2 kali dalam satu hari.

2.Menjaga Kebersihan Kandang Kambing

Dalam proses penggemukan kambing menjaga kebersihan kandang adalah salah satu faktor prnting. Karena kandang yang bersih dapat membuat kambing menjadi sehat dan kambing tidak mudah stress, selain itu nafsu makan kambing akan meningkat.

Usahakan dalam satu minggu kalian membersihkan kandang sebanyak dua kali, karena pada saat itu kotoran kambing udah menumpuk.

3.Mengenali Penyakit Pada Kambing

Saat proses penggemukan kalian harus tau penyakit kambing, apa saja penyakit yang sering di alami oleh kambing.

Misalnya cacingan, cacingan ini bisa di obati dengan obat herbal maupun kimia. Kalian bisa memilih salah satu jenis obatnya.

Setelah kalian memahami penyakit yang sering dialami oleh hewan ternak, pahami juga obat-obatan  untuk kambing beserta penyakitnya.


Sekian artikel saya kali ini, semoga bermanfaat. Terimakasih telam mengunjungi blog saya.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel