7 Cara Merawat Kelinci Yang Baru Lahir

Cara Merawat Kelinci Yang Baru Lahir


Merawat kelinci sebenarnya gampang-gampang susah. Bagian tersulit merawat kelinci adalah saat kelinci baru lahir, karena pada usia-usia seperti itu kelinci sangat sensitif dan juga sangat lemah.

Maka dari itu kita perlu sangat berhati-hati saat merawat kelinci pada usia tersebut.

Banyak sekali para pemelihara kelinci yang masih pemula tidak tau cara merawat kelinci yang baru lahir. Yang berakibat ke gagalan dalam merawat kelinci yang baru lahir dan biasanya akan terjadi kematian pada anak kelinci.

Kalian perlu mengetahui cara merawat kelinci baru lahir, apalagi bagi pemula hukumnya wajib jika kalian ingin serius dalam ternak kelinci.

Karakter induk kelinci berbeda dengan karakter binatang lainya. Biasanya induk kelinci akan meninggalkan anaknya untuk mencari makan, sehinngga anaknya yang baru lahir tersebut di tinggal sendirian. Hal tersebut akan membahayakan anaknya, karena akan ada ancaman para predator seperti tikus, kucing, ular dll.

Selain itu biasanya induk kelinci yang stress dan kelaparan akan memakan anaknya sendiri, atau induk tidak mau untuk menyusui anaknya dan masih banyak lagi contoh yang sering terjadi di kalangan para peternak kelinci.

Oke langsung saja...

Cara Merawat Kelinci Yang Baru Lahir

Untuk kalian yang masih belum mengetahui cara merawat kelinci yang baru lahir maka saya sarankan baca langkah-langkah berikut ini:

1. Perhatikan induk kelinci

Pertama-tama yang kalian harus lakukan adalah menjaga kondisi tubuh induk kelinci, jangann sampai si induk stress dan memakan anaknya sendiri yang baru di lahirkan.

Dan jangan menyentuh langsung tubuh anak kelinci yang baru saja melahirkan, karena ada beberapa induk kelinci yang tidak mau menyusui karena telah di pegang oleh manusia.

Nah mungkin ada beberapa pertanyaan dari kalian, Bagaimana jika induk mati atau tidak mau menyusui?

Kalian tidak perlu khawatir akan hal tersebut, banyak pemula yang bingung tentang hal tersebut. Untuk mengatasinya kalian hanya perlu menyediakan susu formula seperti SGM atau Bebelove, nantinya susu formula tersebut di gunakan untuk menyususi anak kelinci saat berusia 0-6 bulan.

Untuk memberikannya kalian bisa menggunakan dot atau pipet khusus hewan yang bisa kalian beli di pet shop kelinci atau toko hewan.

Dan untuk pemberian susu bisa kaliann lakukan setiap 2 jam sekali, dan jika sudah menginnjak umur 2 minggu kalian bisa memberikan setiap 3 jam sekali.

2. Perhatikan suhu udara dan cuaca saat proses lahiran

Kalian harus memperhatikan hal tersebut, karena kalian sendiri juga tau jika anak kelinci belum memiliki bulu, atau sangat tipis.

Oleh karena itu, anak kelinci yang baru lahir sangatlah rentan terhadap cuaca ekstrim. Untuk menghindari hal yang tidak di inginkan, silahkan kalian menyiapkan tempat yang nyaman untuk anak kelinci tersebut, pastikan dalam tempat yang memiliki udara yang hangat, dan stabil. 

Dan juga pastikan jika tempat yang kalian sediakan jauh dari jangkauan predator yang dapat mengancam keslamatan kelinnci, seperti kucing, tikus, dan lain sebagaiinya..

3. Mengecek setelah induk melahirkan

Langkah selanjutnya  adalah melakukan pengecekan secara keseluruhan. Umumnya oleh para peternak kelinci dilakukan selama 2 hari.

Untuk pengecekan kelinci kalian harus mengeceknya secara teliti, yang harus kalian cek adalah kelinci lahir dalam keadaan sehat atau tidak, mati atau tidak, cacat atau tidak.

Nah jika kalian menemukan akan kelinci yang mati, segeralah untuk memisahkan anak kelinci tersebut dari kelinci yang masih sehat dan hidup karena di  khawatirkan kelinci tersebut akan menumbuhkan penyakit dan akan menularkan ke kelinci yang lain.

4. Melakukan penjagaan dari predator

Biasanya induk kelinci kurang baik dalam penjagaannya, sehingga harus memerlukan penjagaan tambahan dari pemiliknya. Ank kelinci yang baru lahir sangat rentan oleh predator seperti kucinng dan tikus, dan gangguan lainya seperti semut.

Karena anak kelinci yang baru lahir belum memiliki bulu, maka dari itu mudah sekali di serang oleh serangga-serangga kecil seperti semut. 

Biasanya serangan serangga mengakibatkan gatal dan terluka. Dan jika mendapatkan serangan semut dalam jumlah besar, bisa-bisa kelinci tersebut mati.

Jadi kalian harus memperhatikan betul keamanan dari kandang, jangan sampai kalian lalai dalam meletakkan anak kelinci tersebut.

5. Menjaga keselamatan bayi kelinci

Selanjutnya untuk merawat kelinci kalian harus menjaga keselamatan bayi kelinci, selain menjaga anaknya kalian juga perlu menjaga induknya.

Menjaga keselamatan bayi kelinci sangat perlu karena agar  bayi tetap sehat dan selamat.

Karena kelinci baru lahir memerlukan penanganan yang lebih berbeda dengan kelinci yang sudah dewasa.

Untuk menjaga imun tubuh bayi kelinci tetap terjaga dan tidak terkena penyakit. Caranya seperti berikut :
  • Pastikan kelinci terhindar dari panas matahari langsung, letakkan kedalam kandang supaya tidak terkena cahaya langsung, tetapi tetap mendapatkan panas matahari.
  • Pastikan sirkulasi kandang kelinci yang bagus, agar tidak sesak dan lembab. Sehingga dapat membuat jamur mudah tumbuh dan virus mudah menyerang, hal tersebut dapat mengganggu kesehatan anak kelinci.
  • Jangan sampai kotoran mengendap lama dalam kandang, usahakan jika sudah terlihat sudah menumpuk segera bersihkan, jika tidak maka bibit penyakit akan mudah sekali untuk berkembang.
Itulah beberapa penjagaan yang perlu diperhatikan terhadap kelinci.

6. Memperhatikan anak kelinci yang tidak kebagian 

Kelinci biasanya mengandung sampai 8 ekor kelinci, sedangkan secara fisik induk kelinci memiliki 8 puting susu, jika digunakan secara bersamaan tentunya tidak akan maksimal.

Jadi kalian marus memperhatikan kelinci mana yang tidak maksimal dalam menerima susu dari induknya, kalian harus memberikan susu pengganti untuk kelinci yang kurang maksimal dalam mendapatkan susu.

Dengan cara merawatnya dengan memisahkan dari induknya, dan merawatnya dengan sendiri. Jadi perawatan tergantung pada kalian.

Jika sudah berjalan dengan lancar dan sudah lama, kalian bisa melakukan persiapan untuk penyapihan.

7. Perhatikan teknik pemindahan bayi kelinci

Kadang dalam beternak kelinci kita dapat mendapati kelinci yang subur dan bisa melahirkan anak dengan jumlah 8-12 ekor anak kelinci, padahal induk kelinci hanya memiliki 8 puting susu.

Untuk itu kalian harus memindahkan sebagian anak yang tidak mendapatkan susu, bisa kalian berikan ke indukan yang sedang memproduksi susu atau kalian bisa merawatnya dengan memberinya susu formula.

Saat memindahkannya pun kalian harus mengetahui tekniknya tidak sembarangan. Langkah pertama dalam memindahkan anaknya adalah memancing indukan untuk menjauh dari anaknya, setelah induknya menjauh barulah mengambil anaknya.

Namun jika induk melihat kalian saat proses pengambilan, maka bisa-bisa induk kelinci bisa stres dan galak. Karena induk kelinci yang baru saja melahirkan akan cenderung lebih galak dan agresif.

Mungkin sampai sini artikel saya kali ini semoga bermanfaat, trimakasih telah mengunjungi blog saya.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel