Pemahaman Homeschooling Sebagai Jalur Akademis, Profesional, serta Entrepreneur

 


Pemahaman Homeschooling Sebagai Jalur Akademis, Profesional, serta Entrepreneur

Secara simpel, proses homeschooling ikuti beberapa skema terkait dengan karier yang ingin dituju anak serta disiapkan orang-tua.

Sejauh ini, beberapa anak disiapkan untuk tempuh skema yang serupa saat mereka jalani pendidikan di sekolah. Beberapa anak belajar materi pelajaran sesuai dengan kurikulum yang diputuskan.

Mereka belajar bertahap mulai SD, SMP, SMA serta ujungnya ialah kuliah di Perguruan Tinggi untuk meningkatkan ketrampilan serta mempersiapkan diri untuk masuk di dunia karier. Saya menyebutkan jalan yang dilakukan beberapa anak itu dengan panggilan jalan akademis.

Di dunia "lama", jalan akademis ini jadi jalan penting (mainstream), jika tidak bisa disebutkan untuk jalan salah satu yang dipandang andal untuk masuk jalan karier.

Tentunya, sekolah tidak cuma mempersiapkan anak untuk kerja, tapi mempersiapkan kemampuan kerja/berkreasi salah satu peranan penting skema persekolahan.

Dalam jalan akademis, ijazah ialah hal yang penting sebab dibuat untuk "mata uang" serta modal pertama untuk seleksi masuk di dunia kerja.

 

Tumbuhnya Pekerjaan Baru

Sekarang ini, banyak karier baru yang berubah. Banyak karier yang tidak berkaitan dengan cara langsung dengan proses pendidikan yang dilaksanakan lewat jalan akademis. Profesi-profesi baru ini berbasiskan output serta kekuatan membuahkan karya. Ijazah tidak disaksikan, tapi yang dipentingkan ialah portofolio karya serta hasil yang berguna buat seseorang.

Contoh karier ini ialah photografer, desainer, videografer, situs developer, dan lain-lain. Waktu kerja, mereka tidak diberi pertanyaan ijazahnya apa, tapi yang diberi pertanyaan ialah portofolio karyanya. Photografer tidak diberi pertanyaan ijazahnya, penulis fiksi tidak diberi pertanyaan sempat sekolah dimana.

Di dunia Internet, profesi-profesi yang berbasiskan output serta portofolio ini makin jadi membesar. Ditambah dengan tumbuhnya marketplace di dunia freelancing seperti Fiverr, Upwork, dan lain-lain. Ijazah saja tidak cukup, tetapi yang dipentingkan malah kekuatan riil membuahkan output serta mengakhiri permasalahan.

Kecuali portofolio karya, "mata uang" di dunia baru ini ialah sertifikat pro. Sertifikat itu umumnya memperlihatkan satu ketrampilan detil pada suatu bagian spesifik serta dikeluarkan oleh instansi pro.

 

Pendidikan Entrepreneurship

Satu lagi dunia karier serta berkreasi orang dewasa dengan jadi pelaku bisnis dengan bermacam macamnya. Mereka lihat permasalahan, kesempatan mengakhiri atau membuat nilai lebih, dan berinisiatif serta ambil risiko dengan meniti satu usaha spesifik.

Jadi pelaku bisnis ialah satu bagian karier yang makin terkenal di masa Internet sebab kesempatan makin terbuka dengan keperluan modal yang bertambah minim dibanding masa awalnya.

Dalam penelitian mengenai "Indonesia Millennial Report 2019", inspirasi menjadi pelaku bisnis atau pengusaha itu tinggi sekali. Lebih dari 69% anak milliennial ingin jadi melakukan bisnis atau jadi pemilik usaha sendiri.

Pertanyaannya, bagaimana mempersiapkan proses pendidikan untuk beberapa pelaku bisnis alias pengusaha? Sekolah konservatif yang mengutamakan pada ketaatan (compliance) lakukan mekanisme serta materi belajar yang fokus pada akademis bukan tempat serta langkah yang pas untuk mendidik seorang pengusaha.

Di daerah ini, tidak tertutup kemungkinan buat orang-tua serta warga untuk mempersiapkan proses pendidikan yang mempersiapkan beberapa anak jadi pengusaha. Beberapa anak mengenal pola pikir pengusaha, business proses, praktik mengawali usaha, membuat team, dan lain-lain.

 

Tiga jalur Homeschooling

Tiap jalur meningkatkan langkah berpikir serta melakukan tindakan yang lain. Bila beberapa anak terdidik dalam satu jalan spesifik sepanjang tahun, sadar atau mungkin tidak sadar mereka akan menginternalkan proses berpikir serta melakukan tindakan spesifik.

Buat orang-tua yang jalani homeschooling, penting untuk pelajari serta mendalami jalur-jalur homeschooling. Proses homeschooling tidak cuma dilaksanakan dengan ikuti skema persekolahan (jalan akademis), tapi juga bisa dilaksanakan dengan meningkatkan jalan lain, yakni jalan pro serta jalan usaha (pengusaha).

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel